Dengan didukung langsung oleh sekitar 75.498 fans yang hadir langsung di Old Trafford, Manchester United memulai pertandingan kandang Liga Inggris musim 2011/12 dengan kemenangan fantastis 3 – 0 atas Tottenham Hotspurs semalam. Gol dicetak oleh Danny Welbeck, Oliveira Anderson dan Wayne Rooney, sedangkan De Gea berhasil membuat clean sheet di pertandingan kandang pertamanya tersebut. Sir Alex menurunkan formasi pemain yang mayoritas sama saat pertandingan pembuka tandang ke West Brom minggu lalu, namun kali ini lebih muda. Dengan cederanya Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand, maka SAF menurunkan duet baru, fresh dan muda Phil Jones bersanding dengan Jonny Evans dan bek kanan kembali diisi oleh Chris Smalling dan untuk bek kiri kali ini diisi oleh Patrice Evra yang sudah fit dari cedera sekaligus dipercaya sebagai captain. Untuk lini tengah, kembali SAF mempercayakan duet pemain muda Anderson dengan Tom Cleverley, sedangkan pada sayap kiri Ashley Young dan kanan Luis Nani. Duet striker tetap Rooney dengan Welbeck. United memulai pertandingan dengan langsung inisiatif menyerang, hanya berselang 5 menit Kiper Spurs Brad Friedel mampu menggagalkan tembakan mendatar Cleverley. Melalui Gareth Bale, Rafael Van Der Vaart dan Nico Kranjcar Spurs bertahap mulai membangun momentum menyerang, namun dapat di gagalkan oleh barisan pertahanan United yang solid terutama De Gea yang tampil lebih nyaman. Dengan mengusai lini tengah, United kembali mendapatkan peluang emas saat Young yang berada di sisi kiri gawang Friedel mendapatkan umpan lambung dari Rooney, namun tundukannya masih tidak tepat sasaran. Meski kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang terutama United yang gagal memaksimalkan berbagai peluang, babak pertama pun diakhiri dengan skor tanpa gol. Pada babak kedua, United kembali mengambil inisiatif menyerang dan langsung menguji Friedel melalui tembakan jarak jauh Rooney, Young dan Welbeck secara bergantian. Akhirnya pada menit ke 61 gol yang dinantikan tercipta melalui crossing brilliant Cleverley dapat dimaksimalkan oleh Welbeck melalui heading yang tidak dapat dijangkau oleh Friedel. Proses gol tersebut terlihat seperti hasil latihan yang menunjukkan pengertian antara keduanya, dan gol tersebut merupakan turning point untuk United mencetak gol-gol berikutnya. Welbeck yang sebelum mencetak gol bermain kurang meyakinkan dengan tidak banyak terlibat dalam permainan menjadi lebih semangat dan menikmati pertandingan. Ia bahkan hampir mencetak gol kedua melalui tendangan bicycle kick, lalu ia ikut andil dalam proses gol kedua United setelah umpan terobosan Rooney di dalam kotak penalti lawan mampu ia back heel kepada Anderson yang berlari menusuk kedalam. Kembali gol tersebut merupakan hasil proses kerjasama apik para pemain dalam membangun serangan. Pada menit ke 78 De Gea melakukan kesalahan yang hampir membuat gawangnya kebobolan ketika ia salah mengantisipasi crossing Corluka, beruntung bola liar yang jatuh tepat dikaki Defoe namun tendangannya mengenai mistar gawang. Pada menit ke 82 Sir Alex melakukan tiga pergantian, Ryan Giggs, Park Ji-Sung, dan Javier Hernandez yang telah pulih masuk menggantikan Young, Cleverley dan Welbeck. Pergantian tersebut tidak menyurutkan serangan United, pada menit ke 87 berawal dari serangan balik disisi kanan, Smalling memberikan umpan terobosan kepada Giggs yang dilanjutkan dengan men-chipped ketangah kotak penalti dan diakhiri oleh Rooney yang berdiri bebas tanpa kawalan mampu menyudulnya menjadi gol ketiga United sekaligus penutup. Pertandingan yang sangat menarik dan sugguh dinikmati terutama pada babak kedua, kedua tim bermain terbuka namun United lebih dominan dan mampu memaksimalkan peluang dibandingkan dengan Spurs yang tanpa playmaker-nya yaitu Modric terlihat bermain kurang baik meski banyak melakukan shot on goal ke gawang United. Banyak catatan pemain yang tampil baik pada pertandingan tersebut, Anderson merupakan pemain yang tampil terbaik. Ia menjadi jenderal lini tengah United dan sangat dominan dengan sangat rajin membantu serangan dan menjadi pertahanan awal. Jones yang untuk pertama kalinya tampil 90 menit penuh tampil seperti seorang juara, bersama Evans keduanya tampil solid menjaga lini belakang United. Hal ini jelas akan memberikan kesulitan bagi SAF dalam menentukan dan merotasi para pemain lini belakang, kini SAF memiliki 5 pemain center back yang sangat dapat diandalkan. Selanjutnya adalah De Gea, terlihat ia tampil lebih nyaman dan tenang dan menunjukkan potensinya sebagai salah satu GK terbaik Eropa dan memiliki masa depan yang sangat gemilang menantinya sekaligus menepis kritikan dan keraguan pada dirinya. Mayoritas pemain yang tampil bermain baik, Rooney, Cleverley, Young, Welbeck dan Smalling merupakan pemain lainnya yang bermain apik. Dua pertandingan pembuka dengan dua kemenangan fantastis menunjukkan mental juara United selalu kental meski mayoritas pemain yang tampil merupakan pemain muda dan baru. Sungguh sangat menikmati performa yang ditampilkan United dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, semoga para pemain muda dapat tampil baik secara konsisten dan para pemain senior dapat menularkan pengalaman hebat mereka. Pertandinga selanjutnya, United akan menjamu tim North London lainnya yang lebih berat yaitu Arsenal pada minggu malam nanti. Namun kondisi kedua tim kini sangat bertolak, United yang tampil dominant dengan dua kemenangan berbeda dengan Arsenal yang tengah mengalami krisis internal dan terakhir mengalami kekalahan dari Liverpool dikandang sendiri. Semoga hal ini akan menjadi keuntungan dan keyakinan United untuk meraih kemenangan ketiganya. United: David De Gea, Jonny Evans, Phil Jones, Chris Smalling, Patrice Evra, Tom Cleverley (Ryan Giggs ‘82), Oliveira Anderson, Ashley Young (Ji-Sung Park ‘82), Luis Nani, Wayne Rooney, Danny Welbeck (Chicharito ‘82). Oncy










Gol:Welbeck ‘61, Anderson ‘76, Rooney ‘87
Kartu:Evans ‘37
-
diasaid reblogged this from unitedindonesia-frontline
-
unitedindonesia-frontline posted this